Bab Content
Rangkuman materi mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial kelas 9 Tema 02: Perkembangan Ekonomi Digital
A. Uang dan Lembaga Keuangan
- Evolusi Uang: Barter → Uang Barang (garam/kerang) → Uang Logam (emas/perak) → Uang Kertas → Uang Elektronik/Digital.
- Fungsi Uang:
- Asli: Sebagai alat tukar dan satuan hitung (menentukan harga).
- Turunan: Alat pembayaran hutang dan penimbun kekayaan (investasi).
- Lembaga Keuangan:
- Bank: Bank Sentral (BI), Bank Umum (BRI, BCA, dll), dan BPR.
- Bukan Bank (LKBB): Pegadaian, Asuransi, Koperasi Simpan Pinjam, dan Bursa Efek.
B. Interaksi Masyarakat Abad ke-21
- Masyarakat Jaringan (Network Society): Masyarakat yang terhubung secara global melalui teknologi internet tanpa batas jarak.
- Prinsip Kewargaan Digital (REP):
- Respect (Menghargai): Etika berkomunikasi, tidak melakukan cyberbullying.
- Educate (Terdidik): Literasi digital, mampu menyaring berita asli dari hoaks.
- Protect (Perlindungan): Melindungi data pribadi, password, dan kesehatan fisik/mental dari dampak gawai.
C. Transaksi Ekonomi di Era Digital
- E-Commerce: Aktivitas jual beli melalui platform digital (Marketplace).
- Fintech (Tekfin): Inovasi teknologi dalam layanan keuangan, seperti QRIS, dompet digital (GoPay/OVO), dan crowdfunding.
- Alat Pembayaran Non-Tunai:
- Berbasis Kartu: Debit dan Kredit.
- Berbasis Elektronik: Chip based (e-money kartu) dan Server based (aplikasi dompet digital).
D. Literasi Finansial
- Inti Kemampuan: Mengelola keuangan secara bijak untuk kesejahteraan masa depan.
- Skala Prioritas: Harus mampu membedakan mana Kebutuhan (harus dipenuhi) dan mana Keinginan (bisa ditunda).
- Pilar Pengelolaan: * Earning (Mencari penghasilan).
- Spending (Belanja bijak).
- Saving (Disiplin menabung di awal).
- Sharing (Berbagi/Sedekah).
- Keamanan: Waspada terhadap kejahatan digital seperti phishing (pencurian data) dan pinjaman online (pinjol) ilegal.
Ingat saja alurnya: Uang (alatnya) dikelola oleh Bank (lembaganya), digunakan di dalam Jaringan Internet (caranya) untuk E-commerce (aktivitasnya), dan butuh Literasi Finansial (kecakapannya) agar kita tetap aman dan tidak boros.