1.3. Globalisasi

Rangkuman materi mata pelajaran ips kelas 9 Bab 1 (Manusia dan perubahan) Topik 1.3 Globalisai

1. Apa itu Globalisasi?

Globalisasi berasal dari kata “global” yang berarti meliputi seluruh dunia dan “isasi” yang berarti proses. Secara sederhana, globalisasi adalah proses penglobalan atau proses yang berlangsung meliputi seluruh dunia.

  • Pengertian Menurut Kamus Oxford: Situasi di mana budaya dan sistem ekonomi di seluruh dunia saling terhubung dan menjadi serupa karena pengaruh perusahaan multinasional dan komunikasi yang lebih baik.
  • Pendorong Utama: Kehadiran perusahaan multinasional (perusahaan yang beroperasi di lebih dari satu negara).
  • Contoh: Perusahaan otomotif Toyota memiliki kantor pusat di Jepang, pabrik perakitan di Indonesia, dan hasil produksinya dijual hingga ke Thailand dan Argentina. Begitu juga dengan Samsung yang kantor pusatnya di Korea Selatan namun memproduksi barang di India untuk pasar Eropa.

2. Bagaimana Asal Mula Perkembangan Globalisasi?

Perkembangan globalisasi dapat dilihat dari dua periode utama:

  • Periode Klasik (Awal): Ditandai dengan terhubungnya pusat peradaban dunia melalui jalur perdagangan kuno.
  • Periode Modern (Lanjutan): Ditandai dengan meluasnya keterhubungan dunia di tengah perkembangan industri. Periode ini dipicu oleh Revolusi Industri yang memajukan teknologi transportasi dan komunikasi secara signifikan.
  • Perbandingan Waktu: Dahulu, perjalanan haji dari Indonesia ke Mekah (± 8.000 km) memakan waktu berbulan-bulan dengan kapal layar, lalu beberapa minggu dengan kapal mesin, dan kini hanya sekitar 9 jam dengan pesawat terbang.

3. Apa Saja Contoh Globalisasi?

Fenomena globalisasi dapat ditinjau dari berbagai aspek kehidupan:

a. Aspek Ilmu Pengetahuan dan Teknologi

Penyebaran penemuan terbaru dari satu wilayah ke seluruh dunia menjadi sangat mudah.

  • Contoh: Pengembangan kendaraan listrik atau perusahaan rintisan (start-up) digital yang dimulai di negara maju kini mewabah di Indonesia.

b. Aspek Ekonomi

Menjadi motor utama globalisasi melalui kebijakan pasar bebas yang mengintegrasikan sistem ekonomi dunia.

  • Contoh: Terbentuknya Masyarakat Ekonomi Eropa (MEE) dan kemudahan perpindahan tenaga kerja serta barang antarnegara.

c. Aspek Politik dan Hukum

Kehadiran lembaga internasional yang menentukan arah kebijakan negara-negara anggotanya.

  • Contoh: Kebijakan dari Organisasi Perdagangan Dunia (WTO), Bank Dunia, atau Mahkamah Internasional mengenai investasi, dagang, dan Hak Asasi Manusia (HAM) yang harus diikuti negara-negara di dunia.

d. Aspek Kebudayaan

Aspek yang paling tampak dalam keseharian melalui industri budaya dan gaya hidup.

Contoh: Merebaknya restoran cepat saji (seperti gerai Amerika), kedai kopi internasional, serta populernya film dan drama Korea di Indonesia.