3.1. Sistem Reproduksi Laki-Laki dan Perempuan

Sub-bab pertama ini fokus pada “alat” dan “proses pembuatan sel kelamin”. Kamu harus hafal nama organ beserta fungsinya karena ini sering keluar di soal gambar.

1. Sistem Reproduksi Laki-laki

Berfungsi menghasilkan sperma dan hormon testosteron.

  • Testis: Kelenjar berbentuk oval di dalam skrotum yang menghasilkan sperma dan hormon testosteron.
  • Skrotum: Kantong kulit yang membungkus testis. Fungsinya menjaga suhu testis (biasanya 2-3°C di bawah suhu tubuh) agar sperma dapat diproduksi dengan baik.
  • Saluran Sperma:
    • Epididimis: Tempat pematangan dan penyimpanan sperma sementara (sperma jadi “pintar berenang” di sini).
    • Vas Deferens: Saluran panjang yang menghubungkan epididimis ke uretra.
  • Kelenjar Aksesori (Vesikula Seminalis, Prostat, Cowper): Menghasilkan cairan semen yang mengandung nutrisi (fruktosa) dan bersifat basa untuk melindungi sperma dari keasaman vagina.
  • Penis: Alat kopulasi untuk menyalurkan sperma ke saluran reproduksi perempuan.

2. Sistem Reproduksi Perempuan

Berfungsi menghasilkan sel telur (ovum), hormon estrogen/progesteron, dan tempat perkembangan janin.

  • Ovarium (Indung Telur): Berjumlah sepasang, berfungsi menghasilkan ovum dan hormon estrogen/progesteron.
  • Tuba Falopi (Oviduk): Saluran penghubung ovarium ke rahim. Di sinilah tempat terjadinya Fertilisasi (pertemuan sperma dan telur).
  • Uterus (Rahim): Organ berotot tebal tempat janin berkembang. Lapisan dalamnya disebut Endometrium (yang akan luruh saat menstruasi).
  • Vagina: Saluran elastis sebagai jalan lahir bayi dan tempat masuknya sperma.

3. Gametogenesis (Proses Pembentukan Sel Kelamin)

Ini adalah proses pembelahan sel secara Meiosis (menghasilkan sel dengan setengah jumlah kromosom induk/haploid).

  • Spermatogenesis: Terjadi di testis. Satu sel induk (spermatogonium) menghasilkan 4 sperma fungsional. Terjadi terus-menerus sejak pubertas.
  • Oogenesis: Terjadi di ovarium. Satu sel induk (oogonium) hanya menghasilkan 1 ovum fungsional dan 3 badan polar (sel pendukung yang akan hancur). Proses ini dimulai sejak bayi perempuan di dalam kandungan, namun baru matang saat pubertas secara periodik.

Tips Ujian:

  • Hafalkan urutan jalannya sperma: Testis \(\rightarrow\) Epididimis \(\rightarrow\) Vas Deferens \(\rightarrow\) Uretra.
  • Hafalkan tempat fertilisasi: Tuba Falopi (Oviduk).