6. Pemisahan Campuran di Sekitar Kita

Kuasai materi Pemisahan Campuran di Sekitar Kita IPA Kelas 8 secara lengkap dalam rangkuman Bab 6 ini. Pelajari perbedaan antara zat tunggal dan campuran, klasifikasi campuran menjadi larutan, koloid, dan suspensi, hingga berbagai metode pemisahan seperti filtrasi, distilasi, kromatografi, dan sublimasi. Lengkap dengan contoh aplikasi sehari-hari dan tabel cheat sheet untuk mempermudah belajar siswa.


Campuran di Sekitar Kita

Hampir semua benda di sekitar kita adalah Campuran. Campuran terbentuk dari dua zat atau lebih yang bergabung secara fisika tanpa reaksi kimia. Sifat asli zat penyusunnya masih ada dan mereka bisa dipisahkan lagi.

1. Zat Tunggal vs Campuran

  • Zat Tunggal: Materi yang cuma terdiri dari satu jenis zat. Bisa berupa Unsur (besi, emas) atau Senyawa (air, garam).
  • Campuran: Gabungan zat-zat tunggal. Contoh: air teh, udara, tanah.

Pembagian Campuran

Berdasarkan seberapa rata penyebarannya, campuran dibagi jadi dua kelompok besar:

1. Campuran Homogen (Larutan)

Campuran yang sangat rata sampai kita nggak bisa bedain mana zat terlarutnya. Ukuran partikel < 1 nm. Contoh: Air garam, sirup, perunggu.

2. Campuran Heterogen

Campuran yang nggak rata, zat penyusunnya masih kelihatan mata. Dibagi lagi jadi:

  • Koloid: Kelihatannya rata tapi sebenarnya nggak (1-100 nm). Contoh: Susu, santan, asap. Punya sifat Efek Tyndall (bisa menghamburkan cahaya).
  • Suspensi: Partikelnya gede (> 100 nm) dan bakal mengendap kalau didiamkan. Contoh: Air kopi, campuran pasir dan air.

Metode Pemisahan Campuran

Kita bisa memisahkan campuran berdasarkan perbedaan sifat fisika zat-zat di dalamnya:

1. Filtrasi (Penyaringan)

Berdasarkan perbedaan ukuran partikel. Digunakan buat misahin padatan dari cairan.
Contoh: Menyaring santan atau ampas kopi.

2. Distilasi (Penyulingan)

Berdasarkan perbedaan titik didih. Campuran dipanaskan sampai satu zat menguap dulu, lalu diembunkan lagi.
Contoh: Memisahkan air murni dari air laut atau pembuatan parfum.

3. Kromatografi

Berdasarkan perbedaan kecepatan merambat zat pada medium tertentu.
Contoh: Memisahkan warna-warna dalam tinta pulpen.

4. Sublimasi

Untuk campuran yang punya zat yang bisa menyublim (padat ke gas).
Contoh: Memisahkan kapur barus dari pasir.

5. Kristalisasi

Memisahkan zat padat terlarut dengan cara menguapkan pelarutnya.
Contoh: Pembuatan garam oleh petani garam.


Cheat Sheet Bab 6

Metode Prinsip Dasar / Sifat Fisika Contoh Nyata
Filtrasi Ukuran Partikel Menjernihkan air keruh.
Distilasi Titik Didih Memisahkan air dan alkohol.
Kromatografi Kecepatan Rambat (Daya Serap) Tes doping atau identifikasi warna.
Sublimasi Kemampuan Menyublim Pemisahan iodium atau kapur barus.
Sentrifugasi Gaya Putar / Perbedaan Massa Memisahkan sel darah merah.