Kalau Berpikir Komputasional adalah cara berpikirnya, maka Algoritma adalah langkah nyata untuk eksekusinya.
Algoritma adalah urutan langkah-langkah logis yang disusun secara sistematis untuk menyelesaikan suatu masalah atau mencapai tujuan tertentu.
1. Karakteristik Algoritma yang Baik
Agar bisa dijalankan oleh komputer (atau manusia), algoritma harus:
- Tepat & Jelas: Tidak bermakna ganda (ambigu).
- Terbatas: Harus ada titik henti (tidak berjalan selamanya).
- Efisien: Tidak membuang-buang waktu atau memori.
2. Cara Penulisan Algoritma
Ada tiga cara utama untuk menyajikan algoritma:
- Kalimat Deskriptif: Menggunakan bahasa sehari-hari (Contoh: “Langkah 1: Masukkan air ke panci”).
- Pseudocode: Kode semu yang mirip bahasa pemrograman tapi masih bisa dibaca manusia (Contoh:
IF air_mendidih THEN matikan_kompor). - Flowchart (Diagram Alir): Menggunakan simbol-simbol grafis untuk menunjukkan alur proses.
3. Struktur Dasar Algoritma
Ada tiga struktur utama yang membangun sebuah algoritma:
- Runtunan (Sequence): Langkah-langkah dijalankan berurutan dari atas ke bawah.
- Percabangan (Selection): Menggunakan logika IF-THEN-ELSE (Bab 2.B tadi terpakai di sini!). Komputer memilih jalur berdasarkan kondisi tertentu.
- Perulangan (Looping): Mengulang langkah yang sama berkali-kali sampai kondisi terpenuhi (Contoh:
FOR 1 TO 10, cetak "Halo").
4. Strategi Algoritmik
Di kelas 9, kamu diperkenalkan pada cara menyelesaikan masalah yang lebih cerdas, seperti:
- Searching (Pencarian): Mencari data dalam sekumpulan data (misal: Linear Search atau Binary Search).
- Sorting (Pengurutan): Menyusun data yang berantakan menjadi rapi (misal: Bubble Sort atau Selection Sort).
Hubungan Bab 2A, 2B, dan 2C
- Kamu punya data berupa Graf atau Pohon (2.A).
- Kamu menggunakan Operasi Logika untuk membuat keputusan (2.B).
- Semuanya disatukan menjadi langkah-langkah Algoritma untuk menyelesaikan masalah (2.C).