7.1. Coordinate Conjunction

Coordinate Conjunction adalah materi tentang “kata sambung” yang tugasnya super penting: menghubungkan dua kata, frasa, atau kalimat yang setara (seimbang). Di dalam bahasa Inggris, kita punya jembatan penghubung yang disebut FANBOYS.

Apa itu Coordinate Conjunction?

Kata hubung ini digunakan untuk menyatukan dua unit tata bahasa yang kedudukannya sama. Misalnya: Kata benda dengan kata benda, atau kalimat utuh dengan kalimat utuh lainnya.

Mengenal FANBOYS

Agar mudah menghafal, gunakan akronim FANBOYS. Berikut fungsinya satu per satu secara detail:

  1. F – For (Karena):
    • Fungsinya mirip because, tapi lebih formal dan jarang di awal kalimat.
    • Contoh: I drank a lot of water, for I was very thirsty.
  2. A – And (Dan):
    • Menambahkan informasi yang sejalan atau serupa.
    • Contoh: She likes singing and dancing.
  3. N – Nor (Pun tidak):
    • Digunakan untuk kalimat negatif (tidak ini, tidak itu juga).
    • Contoh: He doesn’t eat meat, nor does he eat fish.
  4. B – But (Tetapi):
    • Menunjukkan pertentangan atau perbedaan.
    • Contoh: I want to go out, but it is raining.
  5. O – Or (Atau):
    • Memberikan pilihan atau alternatif.
    • Contoh: Do you want coffee or tea?
  6. Y – Yet (Namun/Tapi):
    • Mirip but, tapi lebih menekankan pada sesuatu yang mengejutkan atau kontras.
    • Contoh: The sun is shining, yet it is quite cold.
  7. S – So (Jadi/Sehingga):
    • Menunjukkan hasil atau konsekuensi.
    • Contoh: I was late, so I missed the bus.

Ringkasan Rumus Grammar (The Punctuation Rule)

Ada aturan detail mengenai penggunaan koma ( , ):

  1. Jika menghubungkan dua KATA atau FRASA: Tidak perlu pakai koma.
    • Correct: Apples and oranges. (Bukan: Apples, and oranges).
  2. Jika menghubungkan dua KALIMAT UTUH (Independent Clauses): Wajib pakai koma sebelum konjungsi.
    • Rumus: Sentence 1, + [FANBOYS] + Sentence 2.
    • Contoh: I studied hard**, so** I passed the test.

Contoh Percakapan Singkat

Situasi: Dua orang teman sedang merencanakan makan siang.

Budi: “Are you hungry? Do you want to eat at the canteen or go to the mall?” (Or – Pilihan)

Sandi: “I’m hungry, but I don’t have much money right now.” (But – Pertentangan)

Budi: “Don’t worry, I can treat you, for I just got my pocket money.” (For – Alasan)

Sandi: “Really? That’s so kind of you! I’m ready, so let’s go now.” (So – Hasil)

Budi: “Wait, I need to bring my umbrella, yet it looks sunny outside.” (Yet – Kontras/Mengejutkan)

Nor vs Or

Banyak yang bingung pakai Nor. Ingat, Nor biasanya diawali dengan kalimat negatif sebelumnya.

  • Or: “You can have bread or rice.” (Pilih satu).
  • Nor: “He doesn’t like bread, nor does he like rice.” (Dua-duanya nggak suka).